Artikel
Detail Artikel

Bermain Monopoli Sel untuk Meningkatkan Hasil Belajar Biologi

  • Author: wiwi marwiyah
  • WAPIK Reference Number:
  • Views: 2927
  • Last Updated: 23/04/2013 18:06:16





Organel-organel sel ukurannya sangat kecil dan sulit diamati langsung di bawah mikroskop yang tersedia di sekolah kami dengan perbesaran terbatas. Nama organel-organel sel juga  cukup sulit untuk diingat karena berasal dari bahasa asing. Peserta didik seringkali menemukan kesulitan dalam mengidentifikasi  macam-macam organel sel sekaligus mengingat nama-namanya. Oleh karena itu saya sebagai guru Biologi, berusaha mengatasi permasalahan tersebut dengan menyajikan proses pembelajaran tentang organel-organel sel melalui permainan Monopoli Sel.

Untuk membandingkan pengaruh peggunaaan permainan monopoli terhadap proses dan hasil pembelajaran, saya menggunakan kelas VII A  untuk diberi perlakuan dengan pembelajaran menggunakan monopoli sel dan kelas VII B sebagai  kelas kontrol.

Permainan monopoli sel terdiri dari satu papan permainan yang dilengkapi dengan kartu soal, dadu dan kocokan. Untuk  reward, peserta didik diberi bintang berwarna hijau (menjawab dengan tepat), kuning (menjawab  tetapi kurang tepat) dan merah (menjawab tetapi salah). Setiap warna bintang akan dikonversikan dengan nilai sesuai hasil kesepakatan dengan siswa.

Permainan Monopoli Sel

Permainan Monopoli Sel

Pada proses kegiatan pembelajaran, peserta didik dibagi menjadi enam kelompok dengan anggota masing-masing 3-4 orang. Setiap peserta didik diberi nomor kepala sesuai dengan pembelajaran Cooperative Learning  tipe Number Head Together. Kegiatan di semua kelompok  melakukan eksplorasi tentang organel-organel sel dengan menggunakan berbagai sumber belajar (buku paket, charta, internet). 

Permainan monopoli digunakan  pada saat presentasi kelompok. Setiap kelompok akan mendapat giliran  satu kali untuk melakukan permainan dalam sekali putaran. Supaya setiap anggota kelompok mendapat giliran, maka permainan dilakukan empat putaran.

Setiap peserta didik yang mendapat giliran mengocok akan membacakan soal sesuai dengan hasil kocokannya,  kemudian menjawab pertanyaan dalam waktu 5 detik.  Apabila peserta didik tidak dapat menjawab,  maka pertanyaan akan dilempar ke seluruh peserta. Peserta didik yang mewakili kelompok adalah yang nomor kepalanya keluar dari kocokan.  Peserta didik ini akan mendapatkan reward bintang sesuai dengan kriteria pemberian bintang.

Permainan Monopoli Sel - Explorasi
​Explorasi

Bermain Monopoli Sel
Mendapat giliran mengocok

Selama proses permainan peserta didik  terlihat aktif, bersemangat dan senang. Hasil belajar  peserta didik pun menunjukkan  peningkatan,  dengan ketuntasan belajar di kelas 7A sebesar 91,66 %  (22 dari 24 siswa)  dan   ketuntasan belajar di kelas 7B  60,86 %  (14 dari 23 siswa)  dengan KKM sebesar 75.

Permainan Monopoli Sel - Berebut menjawab pertanyaan lemparan
Berebut menjawab pertanyaan lemparan

Permainan Monopoli Sel - Mendapat bintang
Mendapat bintang





Lokasi/alamat pelaksanaan praktik yang baik
:
SMPN 2 PADALARANG
Tingkat pendidikan
:
SMP/MTs
Lingkup pendidikan
:
kelas
Masalah/Latar belakang – Mengapa praktik yang baik ini dianggap penting? Praktik ini dilaksanakan untuk mengatasi masalah apa?
:
  • Pembelajaran dengan metode konvensional kurang menarik perhatian peserta didik.
  • Objek pembelajaran (organel-organel sel) sulit diamati di bawah mikroskop yang tersedia di sekolah, karena pembesarannya kurang memadai.
  • Nama-nama organel sel sulit diingat oleh peserta didik karena menggunakan bahasa asing (Latin).
Tujuan praktik yang baik
:
  • Menciptakan proses pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan
  • Mempermudah peserta didik dalam mempelajari organel-organel sel
  • Meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi organel-organel sel.
Penjelasan: strategi, proses/langkah kegiatan/sumber atau materi yang dibutuhkan
:
  • Kegiatan dilaksanakan di kelas VII A dan VII B pada semester II tahun pelajaran 2010/2011
  • Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
  • Menetapkan kelas VII A sebagai kelas sampel (proses pembelajaran dengan menggunakan media permainan monopoli) dan kelas VII B sebagai kelas kontrol (tanpa menggunakan media permainan monopoli)
  • Menyiapkan media pembelajaran: aturan bermain, monopoli sel (papan monopoli, kartu soal, aneka bintang, dadu, kocokan), buku paket, internet.
  • Melaksanakan proses pembelajaran sesuai dengan RPP
Hasil, dampak atau perubahan dari praktik yang baik
:
  • Proses Belajar: peserta didik menjadi lebih aktif, kreatif, semangat dan senang.
  • Hasil belajar: ketuntasan belajar di kelas 7A sebesar 91,66 % (22 dari 24 siswa) dan ketuntasan belajar di kelas 7B 60,86 % (14 dari 23 siswa) dengan KKM sebesar 75.
Informasi pelaku dan/kontributor – nama dan alamat
:

Wiwi Marwiyah, S.Pd., M.Si.

Tempat, tanggal lahir: Bandung, 10 Mei 1970

NIP: 19700516 199702 2 001





Artikel Terkait :

Belajar Interaktif Menggunakan Media Gambar Pembelahan Sel
Teka-Teki Silang (TTS) untuk Pembelajaran Biologi Kelas X
Mind Map untuk Meningkatkan Kreativitas dan Hasil Belajar Biologi
Belajar Biologi dengan Game Smart Case, Seru!
Membedakan Tumbuhan Dikotil dan Monokotil melalui Observasi Lingkungan


Kirim Komentar

Nama:
Email:
Komentar:
Captcha:


  • List Komentar