Artikel
Detail Artikel

Guessing Games Pacu Komunikasi Bahasa Inggris

  • Author: Aroem
  • WAPIK Reference Number:
  • Views: 6757
  • Last Updated: 26/02/2013 10:11:40





Untuk menjadikan siswa lebih aktif berkomunikasi bahasa Inggris, perlu ada variasi teknik atau metode pembelajaran. Guessing Games adalah salah satu teknik belajar sambil bermain. Seperti yang telah kita ketahui bersama ada kecenderungan siswa selalu menggunakan Bahasa Ibu dalam  kelas sehingga ketika pelajaran Bahasa Inggis, kebiasaan itu tetap dilakukan. Kebiasaan ini bermula dari kelas yang jam 1 – 6 diajar menggunakan bahasa Indonesia, lalu jam 7 – 8 Bahasa Inggris. Maka, di saat-saat jam terakhir yang membosankan, perut mulai lapar dan mata mulai mengantuk, saat itu perlu ada teknik mengajar yang inovatif. Didasari oleh model pembelajaran langsung bahwa sebagian besar pengalaman berangkat dari pengamatan dan mengingat tingkah laku sebuah model kemudian mencoba menirukan melalui pembimbingan oleh guru.

Pada awal pembelajaran, siswa telah siap dengan buku paket, materi hari tersebut adalah describing people, tapi Pak Darto datang ke kelas dengan memberi salam dan telah menyiapkan gambar lewat guntingan koran. Tidak seperti biasanya Pak Darto menyuruh siswa untuk membuka buku paket, tapi bercerita tentang pemain bola terbaik dunia dan menempel di papan dan berkata, “ ini foto masa mudaku”. Kemudian  bertanya jawab dengan siswa seputar gambar tersebut. Anak terbawa dengan suasana tanya jawab.  Barulah pak Darto menjelaskan tujuan pembelajaran dengan memberi motivasi agar siswa terlibat aktif dan berusaha untuk menceritakan pengetahuan dan pengalaman lewat sebuah gambar dengan sedikit clues tentang siapa dirinya melalui foto artis terkenal nasional maupun dunia.

Selanjutnya, siswa dibimbing guru membagi kelompok untuk (work in pair) kerja dengan teman sebangku. Membuat kalimat-kalimat sederhana sebagai kalimat petunjuk untuk mendeskripsikan sorang tokoh yang mereka kenal. Beberapa menit kemudian beberapa kelompok sudah selesai, baru kemudian Pak Darto bertanya apakah semua telah paham terhadap apa yang harus dilakukan?, serentak siswa menjawab telah mengerti. Setelah itu siswa diminta untuk mempresentasikan di depan kelas setelah beberapa kali latihan.

Meskipun ketika presentasi banyak kesalahan, tapi saya senang karena enjoy dengan permainan tebak-tebakan seperti ini, Kata Ibnu siswa kelas X TAV-1. Pak Darto telah menjadikan kelas ini semakin hidup, banyak hal yang lucu karena foto artis yang saya tampilkan tidak mirip dengan wajah saya dan tak terasa kalau sekarang saya sedang belajar, tambahnya.

Disamping itu, siswa yang lain juga tampak antusias untuk bertanya tentang informasi yang diberikan oleh siswa yang presentasi. Banyak siswa bertanya dan berusaha menjawab dari clues-clues yang telah diberikan. Sebagai contoh Ibnu membuat pertanyaan;

Who am I? I am an artist. I live in Jakarta. I haven’t married yet.

Dengan informasi yang singkat tersebut, banyak siswa bertanya tentang How old are you? Are you a presenter too? Maka terjadilah komunikasi banyak arah, mereka telah berlatih berkomunikasi dengan bahasa Inggris, dan tampak kelas semakin hidup dengan teknik Guessing Games tersebut. (WAPIK-Unesa).





Lokasi/alamat pelaksanaan praktik yang baik
:
SMK Negeri 7 Surabaya
Tingkat pendidikan
:
SMK/MAK
Lingkup pendidikan
:
kelas
Masalah/Latar belakang – Mengapa praktik yang baik ini dianggap penting? Praktik ini dilaksanakan untuk mengatasi masalah apa?
:
  • Siswa kurang bersemangat belajar bahasa inggris di jam-jam akhir sekolah
  • Keterampilan komunikasi bahasa inggris siswa masih kurang
  • Perlu suasana belajar yang menyenangkan
Tujuan praktik yang baik
:
  • Meningkatkan semangat/motivasi belajar siswa
  • Meningkatkan keterampilan komunikasi bahasa inggris siswa
  • Menciptakan susana belajar yang menyenagkan
Penjelasan: strategi, proses/langkah kegiatan/sumber atau materi yang dibutuhkan
:

guessing games. Maka ada beberapa fase yang harus dilaksanakan

Fase 1 : guru memberi motivasi dan apersepsi dengan menempel gambar

Fase 2 : guru menjelaskan tujuan pembelajaran

Fase 3 : guru menjelaskan langkah-langkah belajar untuk diskusi

Fase 4 : guru memberikan pemodelan ulang lalu memberikan tugas

Fase 5 : guru memberikan pembimbingan dan pengulangan selama diskusi

Diakhir pembelajaran guru dan siswa membuat kesimpulan

Hasil, dampak atau perubahan dari praktik yang baik
:
  • Semangat belajar siswa meningkat
  • Keterampilan komunikasi bahasa inggris siswa meningkat
  • Suasana pembelajaran lebih dinamis
Informasi pelaku dan/kontributor – nama dan alamat
:

Darto. Guru Bahasa Inggris SMK Negeri 7 Surabaya

Email : ddarto12@yahoo.com (HP 081.553567802)

WAPIK-Unesa





Kirim Komentar

Nama:
Email:
Komentar:
Captcha:


  • List Komentar