Artikel
Detail Artikel

Karakter Bermasalah? Mentoring Solusinya!

  • Author: Super Admin
  • WAPIK Reference Number: AA-01228
  • Views: 1435
  • Last Updated: 13/10/2012 10:10:10





Konsep Mentoring ini berawal dari kegalauan penulis melihat berbagai problem yang dihadapi bangsa kita saat ini dan sudah mencapai tingkat yang sangat mengkhawatirkan terkait masalah karakter.

Karakter Bermasalah? Mentoring Solusinya!

Di televisi dan berbagai media lainnya kita sering melihat berbagai tawuran pelajar termasuk juga mahasiswa yang notabene merupakan calon-calon pemimpin bangsa.

Konsep mentoring sebenarnya sudah dilaksanakan oleh beberapa perguruan tinggi di Indonesia dengan sedikit dimodifikasi termasuk di perguruan tinggi dimana saya bertugas. Yaitu dengan memanfaatkan mentor-mentor dari mahasiswa lembaga dakwah kampus juga tutor sebaya dari kalangan mahasiswa itu sendiri.

Program ini disampaikan ke mahasiswa terutama ketika mereka mengikuti mata kuliah agama diawal perkuliahan. Pembelajaran teori dilaksanakan dalam bentuk diskusi di kelas, dan prakteknya di luar jam perkuliahan dengan nama program Mentoring Baca Al Qur’an. Tema baca Al Quran sengaja dipilih karena rata-rata mahasiswa di Perguruan Tinggi Umum masih belum mampu membaca Al Quran dengan baik apalagi sampai mengimplementasikannya dalam bentuk ibadah sholat dalam kehidupan mereka sehari-hari. Langkah-langkah mentoring ini dapat diuraikan sebagai berikut :

  1. Setiap kelas dibagi 2 kelompok, 1 kelompok perempuan didampingi mentor perempuan, 1 kelompok laki-laki didampingi mentor laki-laki.
  2. Bimbingan dilaksanakan sesuai kesepakatan hari dan  tempat, bisa di luar kelas atau di mushalla kampus.
  3. Mahasiswa masing-masing mendapatkan format isian kegiatan, batas materi bimbingan (antara satu sama lain bisa berbeda, karena itu masing-masing memiliki format sendiri-sendiri) yang ditandatangani mentor, diketahui oleh dosen mata kuliah agama, orang tua dan jurusan/program studi.
  4. Materi bimbingan khusus pada kemampuan baca Al Quran. Di akhir pertemuan +  5-10 menit mahasiswa diberikan motivasi untuk membaca Al Quran di rumah, memahaminya dan menerapkan dalam kehidupan sehari-hari dalam bentuk ibadah Shalat.
  5. Evaluasi dilaksanakan baik pada proses mentoring termasuk penilaian ibadah sehari-hari, perilaku dan karakternya, serta pada tes akhir mahasiswa mampu membaca Al Quran dengan baik dan benar.
  6. Mentoring dijadikan sebagai syarat untuk lulus pada mata kuliah agama.
Pola mentoring ini adalah salah satu upaya yang saya lakukan dalam rangka pembiasaan mahasiswa untuk mau mencintai Al Quran sebagai sumber dan pedoman hidup sehingga dari sinilah pembiasaan itu mewujudkan karakter yang baik sesuai dengan nilai-nilai Al Quran.



Lokasi/alamat pelaksanaan praktik yang baik
:
Fakultas Ekonomi & Bisnis (FEB) Universitas Negeri Gorontalo.
Tingkat pendidikan
:
LPTK
Lingkup pendidikan
:
kelas
Masalah/Latar belakang – Mengapa praktik yang baik ini dianggap penting? Praktik ini dilaksanakan untuk mengatasi masalah apa?
:

Banyak mahasiswa  di Perguruan Tinggi Umum yang belum mampu membaca Al Quran sebagai dasar dan sumber hukum  serta mampu mengimplementasikan dalam bentuk ibadah.
Hal ini sangat penting dalam pembentukan karakter melalui pemahaman Al Quran dan pembiasaan ibadah dalam kehidupan sehari-hari.

Tujuan praktik yang baik
:

Membentuk karakter mahasiswa yang baik.

Penjelasan: strategi, proses/langkah kegiatan/sumber atau materi yang dibutuhkan
:
  • Proses ini dimulai dengan pertemuan pertama pada proses perkuliahan dengan menyampaikan program mentoring yang harus diikuti oleh mahasiswa di samping pembelajaran teori di dalam kelas. 
  • Setelah itu mahasiswa dibagi per kelompok di dampingi oleh mentor yang telah ditunjuk oleh dosen mata kuliah.
  • Proses bimbingan/mentoring di luar jam perkuliahan dijadwalkan setiap minggu dan diabsen.
  • Untuk melihat hasil yang dicapai, mahasiswa dipantau perkembangannya, diuji di akhir perkuliahan dan diberikan nilai dan sertivikat sebagai tanda lulus mata kuliah agama.
Hasil, dampak atau perubahan dari praktik yang baik
:
  • Meningkatkan kemampuan mahasiswa untuk membaca Al Quran dan mengimplementasikan isi kandungan Al Quran dalam bentuk ibadah.
  • Mahasiswa merasa lebih nyaman karena mentor yang membimbing mereka adalah mahasiswa dari lembaga dakwah fakultas, dengan memanfaatkan tutor sebaya.
  • Memperkuat karakter mahasiswa melalui program mentoring.

Informasi pelaku dan/kontributor – nama dan alamat
:

Agil Bahsoan (Dosen pelaksana mata kuliah agama Universitas Negeri Gorontalo),
e-mail : agilbahsoan[at]yahoo.co.id,
hp. 085240740388,
Alamat : jalan beringin No. 198 Kel.
Tuladenggi Kec. Dungingi Kota Gorontalo.





Kirim Komentar

Nama:
Email:
Komentar:
Captcha: