Artikel
Detail Artikel

Matematika “Yes” dengan Model “Course Review Horey”

  • Author: Super Admin
  • WAPIK Reference Number: AA-01342
  • Views: 2411
  • Last Updated: 17/12/2012 04:46:48





Siswa takut terhadap pelajaran Matematika. Siswa menganggap Matematika sulit dan pembelajarannya membosankan. Maka guru patut mencoba Model “Course Review Horey” ini.

“Yes, sekarang pelajaran Matematika!” seru siswa kelas VIIA. Pembelajaran Matematika dianggap pembelajaran yang menakutkan dan membosankan bagi sebagian besar siswa. Maka saya sebagai guru Matematika ingin menjadikan siswa enjoy dalam pembelajaran Matematika dan memahami konsep Matematika. Banyak  model yang bisa dipakai  untuk menjadikan siswa gembira, sehingga tujuan pembelajaran tercapai. Salah satunya adalah dengan model pembelajaran “Course  Review Horey” yang divariasi sehingga menjadi menarik.


Siswa meneriakkan yel yel dengan semangat, untuk setiap jawaban yang benarpada setiap kotak, setiap baris, setiap kolom dan setiap diagonal.

Siswa dibuat gembira, senang, mengerti, dan tujuan tercapai. Di dalam kelas VIIA siswa sedang belajar tentang Persamaan Linier Satu Variable  (PLSV). Pembelajaran dimulai dengan salam, apersepsi dan motivasi bahwa PLSV berguna dalam kehidupan sehari-hari. Dilanjutkan dengan bernyanyi:

Happy ya, ya, ya. Happy ye, ye, ye.
Aku senang Matematika
Siang ku mengerjakan
Malam akan ku ulang
Esoknya sukses kan ku jelang, Horey..!

Dalam tayangan Power Point yang disajikan guru tentang PLSV, siswa berinteraktif menyelesaikan soal.

Lalu siswa dibagi dalam kelompok untuk mengerjakan kuis sebagai latihan dengan model Course Review Horey. Kegiatannya adalah sebagai berikut :

1. Siswa secara kelompok mengerjakan soal yang hasilnya ditulis pada kotak berukuran 3 kotak  x 3 kotak

1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

Score =
(Total right answer x 2 + Bonus(8) )x100
                            26                           
“Nanti kita berusaha menjawab dengan benar dan teliti agar nilainya baik dan dapat bonus nilai,” kata beberapa siswa.
2. Siswa wakil dari setiap kelompok mempresentasikan hasil salah satu soal. (Kelompok yang maju diundi secara acak).
3. Siswa menuliskan tanda “V” pada kotak jika jawaban benar dan tanda “X” jika jawaban salah.
4. Dengan dipandu guru, untuk soal yang jawabannya benar, kelompok tersebut ber yel yel. (Kelompok yang jawabannya salah diam) agar tercipta suasana gembira.

“Nanti teriak yel yel nya yang keras ya biar jelas dan kelihatan kelompok kita benar,” ajak Radian kepada teman-temannya satu kelompok.
5. Setiap soal benar mendapat nilai 2, kemudian setiap baris atau kolom atau diagonal benar mendapat bonus nilai 1.
6. Kelompok yang nilainya tertinggi ber yel yel dan mendapat hadiah.

Siswa yang mendapat hadiah yaitu gantungan kunci boneka dari Malaysia merasa bangga dan gembira. “Bu Yuni, kami juga ingin dapat hadiah,” kata Nisrina. “Tenang, lain kali Bu Yuni bagikan lagi. Misalnya kalau hasil ulangan kalian dapat nilai 100. Saya masih punya koleksi hadiah yang didapat waktu pelatihan di Malaysia,” janji saya. “Yah, lain kali kita berusaha lebih baik,” kata Yudha.

Pembelajaran diakhiri dengan membahas rangkuman dan pemanfaatan PLSV dalam kehidupan sehari hari. Kemudian refleksi pembelajaran saat itu. “Bagaimana anak-anak pembelajaran Matematika tadi?” tanya saya. “Senang Bu, Paham Bu, Matematika, siapa takut?” jawab siswa antusias. Saya senang karena berhasil menjadikan Matematika sebagai mata pelajaran yang menyenangkan dan Gurunya selalu ditunggu kehadirannya.





Lokasi/alamat pelaksanaan praktik yang baik
:
SMP N 1 WONOSOBO.
Tingkat pendidikan
:
SMP/MTs
Lingkup pendidikan
:
kelas
Masalah/Latar belakang – Mengapa praktik yang baik ini dianggap penting? Praktik ini dilaksanakan untuk mengatasi masalah apa?
:

Siswa takut terhadap pelajaran Matematika.
Siswa menganggap Matematika sulit dan pembelajarannya membosankan.


Tujuan praktik yang baik
:

Menjadikan siswa gembira dalam pembelajaran Matematika dan senang mempelajarinya.


Penjelasan: strategi, proses/langkah kegiatan/sumber atau materi yang dibutuhkan
:

Kegiatan berprinsip pada PAIKEM.
Langkah kegiatannya sebagai berikut:

  1. Siswa membentuk kelompok kecil yang terdiri dari 4-6 siswa dan membuat yel yel kelompok.
  2. Siswa memperhatikan penjelasan guru tentang penyelesaian persamaan linier satu variable dengan media power point.
  3. Siswa secara kelompok mengerjakan soal yang hasilnya ditulis pada kotak berukuran 3 kotak x 3 kotak.
  4. Siswa wakil dari tiap kelompok mempresentasikan hasil salah satu soal dan membahas soal tersebut.
  5. Dengan dipandu Guru, untuk soal yang jawabannya benar, kelompok tersebut ber yel yel (kelompok yang jawaban salah diam).
  6. Setiap soal benar mendapat nilai 2, kemudian setiap baris atau kolom atau diagonal benar mendapat bonus nilai 1.
  7. Kelompok yang nilainya tertinggi ber yel yel dan mendapat hadiah.
  8. Siswa menyimpulkan pembelajaran.
Hasil, dampak atau perubahan dari praktik yang baik
:

Siswa menjadi tidak takut, menjadi enjoy, senang dengan pembelajaran Matematika dan memahaminya.

Informasi pelaku dan/kontributor – nama dan alamat
:

Nam : SRI WAHJUNI, S.Pd
SMPN 1 Wonosobo
Phone : 081327005699
Email : wahjuniofit[at]gmail.com






Kirim Komentar

Nama:
Email:
Komentar:
Captcha:


  • List Komentar

  • UUS SUSANTO

  • Sekarang matematika bukan hal yang menakutkan bagi siswa, enjoyyyyy
    Beri TanggapanBatal Beri Tanggapan
    Nama:
    Email:
    Komentar:
    Captcha:
  • Erimson Siregat

  • Wuapik rek. Maju trus
    Beri TanggapanBatal Beri Tanggapan
    Nama:
    Email:
    Komentar:
    Captcha:
  • Keyon

  • Hahahah que genial que se venga tu cumple Itzel, es mi imaginacion o en Mayo vienen muchas cosas buenas(?) -el comeback de una de mis bandas de kpop preferidas ~Infinite~, el dia de las Madres, muchos dias feriados -w- ;D La onda con Mayo! ;D Hhhahah Beso
    Beri TanggapanBatal Beri Tanggapan
    Nama:
    Email:
    Komentar:
    Captcha:
  • Ernita

  • The internet ameazs me to no end. How does the whole thing work? It just doesn't seem possible does it? Almost all types of media are on the world wide web now. The web is and can be so helpful to spread information and make connections. Journalists are d
    Beri TanggapanBatal Beri Tanggapan
    Nama:
    Email:
    Komentar:
    Captcha: