Artikel
Detail Artikel

Modul Pelatihan Pengajaran Profesional dan Pembelajaran Bermakna untuk Pengawas Sekolah

  • Author: Super Admin
  • WAPIK Reference Number: AA-01052
  • Views: 824
  • Last Updated: 02/05/2013 14:09:43





Modul pelatihan “Pengajaran Profesional dan Pembelajaran Bermakna untuk Pengawas Sekolah” dikembangkan DBE3 untuk memfasilitasi pelatihan bagi pengawas sekolah SMP/MTs. Pada modul ini para pengawas diperkenalkan pada bagaimana melakukan pendampingan yang memberikan semangat kepada guru untuk melakukan pembaharuan, bukan sebaliknya pendampingan yang membuat guru takut mencobakan gagasan-gagasannya.

Decentralized Basic Education 3 (DBE3) Project, yang didanai USAID, bertujuan untuk mendukung Departemen Pendidikan Nasional dan Departemen Agama dalam meningkatkan mutu dan relevansi pendidikan di Sekolah Menengah Pertama dan Madrasah Tsawawiyah. Untuk mencapai tujuan itu, DBE3 telah mengembangkan dan melaksanakan program pelatihan guru di enam propinsi, yaitu: Sumatra Utara, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan. Untuk keperluan pelatihan tersebut dikembangkanlah paket dengan nama “Pengajaran Profesional dan Pembelajaran Bermakna 1, 2, 3, dan 4. Paket ini dirancang khusus untuk kepentingan pelatihan pengawas sekolah dan diberi nama yang sama dengan paket pelatihan untuk guru yaitu “Pengajaran Profesional dan Pembelajaran Bermakna”.

Mengenal Program DBE3.
Bagian ini pada dasarnya mengenalkan apa saja yang dilaksanakan dalam program DBE3 dan apa yang ingin dicapai.

Unit 1: Relevansi Program DBE3 dengan Permendiknas No. 41/2007
Unit ini membahas sejauhmana relevansi program DBE3 dengan Permendiknas Nomor 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses. Pada kesempatan ini peserta akan diyakinkan bahwa program DBE3 sangat sesuai dengan bahkan menunjang peremendiknas tersebut.

Unit 2: Jurnal Reflektif
Pada unit ini peserta akan diperkenalkan pada jurnal reflektif, yaitu suatu catatan reflektif guru tentang mengajarnya. Jurnal ini sangat berguna bagi guru sebagai dasar perbaikan dan peningkatan mutu mengajarnya.

Unit 3a: Telaah Kurikulum
Pada unit ini peserta akan diperkenalkan pada bagaimana isi kurikulum (kompetensi-kompetensi mata pelajaran) dipetakan, dikelompokkan, dan ‘diikat’ dengan suatu tema agar pembelajaran menjadi kontekstual dan efisien.

Unit 3b: Pertanyaan Tingkat Tinggi dan Lembar Kerja
Untuk lebih meningkatkan mutu pembelajaran, pertanyaan yang berkualitas dari guru sehingga mendorong siswa berpikir dan berbuat merupakan alat yang perlu dikuasai guru. Pada unit ini peserta akan dilatih bagaimana merumuskan pertanyaan tingkat tinggi dilanjutkan dengan merancang lembar kerja dimana pertanyaan tersebut sebagai salah satu komponen lembar kerja itu.

Unit 3c: Pembelajaran Kooperatif
Pada unit ini peserta akan diperkenalkan pada cara bagaimana mengaktifkan semua anggota kelompok ketika mereka berkerja dalam kelompok. Keaktifan tiap siswa dalam kelompok dan interaksi di antara mereka sangat diperlukan agar hasil belajar dapat dicapai seoptimal mungkin.

Unit 3d: Penilaian
Untuk menjadikan penilaian guru terhadap hasil belajar siswa seobjektif mungkin, pada unit ini peserta akan diperkenalkan pada penilaian dengan menggunakan rubrik penilaian. Rubrik penilaian akan memandu guru dalam menilai hasil kerja siswa lebih objektif.

Unit 4: Kunjungan Sekolah
”Melihat Baru Percaya” (Seeing is beliving) itulah pesan yang ingin disampaikan dengan kegiatan kunjungan sekolah pada unit ini. Peserta akan mengunjungi sekolah yang telah menerapkan program DBE3. Peserta diharapkan dapat melihat indikator-indikator penerapan program DBE3 terwujud di sekolah.

Unit 5a: Pendampingan
Para guru yang telah dilatih/ditatar memerlukan pendampingan dari pengawas/fasilitator lain sehingga mereka memiliki keberanian dalam menerapkan hasil-hasil pelatihan. Pada unit ini peserta akan diperkenalkan pada bagaimana melakukan pendampingan yang memberikan semangat kepada guru untuk melakukan pembaharuan, bukan sebaliknya pendampingan yang membuat guru takut mencobakan gagasan-gagasannya.

Unit 5b: Mendorong Perubahan yang Berkesinambungan
Perubahan/Pembaharuan di kelas/sekolah perlu terus menerus terjadi sebagai konsekuensi logis sebuah ’agen’ pembaharuan (sekolah). Pada unit ini peserta akan diperkenalkan pada bagaimana mendorong guru dan kepala sekolah agar melakukan pembaharuan secara terus menerus di sekolah. Penyusunan pembelajaran di tiap sesi dalam paket ini menggunakan kerangka yang disebut ICARE. Kerangka tersebut meliputi lima unsur kunci pengalaman pembelajaran, yaitu: Introduction (Pendahuluan), Connection (Hubungan), Application (Penerapan), Reflection (Refleksi), dan Extension (Pengembangan). Penggunaan kerangka ICARE dimaksudkan untuk memastikan bahwa para peserta memiliki kesempatan untuk mengaplikasikan apa yang telah mereka pelajari. Kerangka ini hanya digunakan untuk pembelajaran selama pelatihan. Pembelajaran yang dilakukan oleh guru di dalam kelas tidak harus menggunakan kerangka ini.

Unduh BTL untuk pengawas









Kirim Komentar

Nama:
Email:
Komentar:
Captcha:


  • List Komentar

  • arsyad idris

  • Untuk meningkatkan wawasan sebagai pengawas, saya membutuhkan modul “Pengajaran Profesional dan Pembelajaran Bermakna untuk Pengawas Sekolah”. Tapi kenapa tidak bisa kami unduh disini ? Terimakasih kepada WAPIK.
    Beri TanggapanBatal Beri Tanggapan
    Nama:
    Email:
    Komentar:
    Captcha: