Artikel
Detail Artikel

Modul untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa SD

  • Author: Super Admin
  • WAPIK Reference Number:
  • Views: 1953
  • Last Updated: 21/02/2013 18:10:21





Ada yang beranggapan bahwa proses pembelajaran dengan menggunakan modul akan membuat siswa menjadi bingung dan bahkan tidak mengerti apa yang sedang mereka pelajari. Padahal modul justru dapat memotivasi siswa untuk lebih mudah memahami pelajaran, gemar membaca, serta membantu guru dalam mencapai suatu Kompetensi Dasar (KD).

Belajar dengan modul? Rasanya asing bagi saya memberikan materi pembelajaran dengan menggunakan modul. Sebagai seorang guru kelas 6 di SDN Mangunharjo 3, kota Probolinggo kadang saya merasa kesulitan ketika memberikan suatu materi pembelajaran kepada siswa-siswi saya. Kebiasaan gaduh atau ramai di kelas pada waktu pembelajaran berlangsung, sering terjadi. Oleh karena itu saya berupaya mencari solusi agar pelaksanaan proses pembelajaran dapat berjalan sesuai dengan yang saya harapkan.

Suatu ketika sekolah kami mendapat undangan workshop dengan materi “Pelatihan Penulisan Bahan Ajar bagi Guru di Lingkungan Dinas Pendidikan Kota Probolinggo”. Kebetulan saya ditunjuk untuk menghadiri workshop tersebut. Dalam kegiatan itu kami di latih untuk bisa menulis LKS (Lembar Kerja Siswa), menulis modul pembelajaran, dan pengembangan buku teks dan diktat. Dari hasil workshop selama 3 hari itu, saya mencoba untuk menggunakan modul dan LKS yang saya tulis sendiri untuk diimplementasikan pada siswa-siswi saya. Saya mengambil mata pelajaran IPA dengan materi pembelajaran “Ciri-ciri khusus beberapa jenis hewan (kelelawar, cecak, bebek) dan lingkungan sekitarnya” dengan waktu 5 x 35 menit (2 x pertemuan) dengan jumlah 45 siswa. Sebelum modul saya bagikan, pembelajaran saya mulai dengan memberikan penjelasan sedikit tentang modul yang akan digunakan. Setelah itu barulah modul saya bagikan kepada siswa agar mereka mulai membaca dan mengerjakan tugas-tugas yang ada pada modul. Selama pembelajaran berlangsung saya melihat ada rasa antusias dari siswa. Mereka yang biasanya gaduh, menjadi tenang karena sibuk membaca dan mengerjakan tugas-tugas di modul.

Bisa dikatakan, dengan menggunakan modul bisa membantu dan memperlancar seorang guru dalam melaksanakan proses pembelajaran. Dari hasil pengerjaan tugas-tugas yang ada di modul, dari 45 siswa, 35 siswa dapat mengerjakan semua tugas yang ada di modul dengan baik. Masih ada 10 siswa yang harus membaca lagi modul tersebut karena mereka tidak mengerjakan tugas modul dengan baik. Setelah membaca lagi, akhirnya mereka dapat menyelesaikan tugas dengan baik walaupun harus mengulang. Tetapi semangat mereka untuk menyelesaikan tugas modul patut mendapat pujian. Demikian sedikit sumbang saran atau masukan dari saya, semoga dapat bermanfaat bagi semua guru di Indonesia.





Lokasi/alamat pelaksanaan praktik yang baik
:
SDN Mangunharjo 3 Jl. Brigjen Katamso No. 71 Kota Probolinggo, Jawa Timur
Tingkat pendidikan
:
SD/MI
Lingkup pendidikan
:
sekolah
Masalah/Latar belakang – Mengapa praktik yang baik ini dianggap penting? Praktik ini dilaksanakan untuk mengatasi masalah apa?
:

Ada yang beranggapan bahwa proses pembelajaran dengan menggunakan modul akan membuat siswa menjadi bingung dan bahkan tidak mengerti apa yang sedang mereka pelajari.
Modul dipakai dalam proses pembelajaran dengan harapan dapat memotivasi siswa untuk lebih mudah memahami pelajaran dan gemar membaca, serta membantu guru dalam mencapai suatu KD (Kompetensi Dasar).

Tujuan praktik yang baik
:
  • Meningkatkan pemahaman siswa dalam proses belajar.
  • Memotivasi siswa untuk lebih gemar membaca dengan teliti.
  • Mendisiplinkan siswa untuk menyelesaikan tugas-tugas di modul dengan baik dan benar.
  • Melatih kejujuran siswa dalam menyelesaikan tugas-tugas di modul, karena dalam modul juga disertakan kunci jawabannya.
Penjelasan: strategi, proses/langkah kegiatan/sumber atau materi yang dibutuhkan
:
  • Membuat modul beserta LKS-nya sesuai dengan materi yang diajarkan.
  • Membagikan modul yang sudah jadi kepada tiap siswa agar siswa memulai kegiatan belajar didampingi guru pendamping.
  • Apabila dalam satu Kompetensi Dasar siswa dapat menyelesaikan tugas-tugasnya dengan baik, guru akan memberikan tes akhirnya. Namun apabila ada siswa yang tidak dapat menyelesaikan tugas dengan baik maka siswa tersebut harus membaca lagi modul sampai siswa dapat menyelesaikan tugas modul.
Hasil, dampak atau perubahan dari praktik yang baik
:
  • Siswa membaca modul dengan teliti.
  • Siswa menyelesaikan tugas-tugas secara jujur.
  • Memudahkan guru pendamping dalam proses pembelajaran.
  • Melatih kemandirian siswa.
  • Memotivasi rasa percaya diri siswa.
  • Situasi kelas lebih terkontrol pada waktu pembelajaran berlangsung.
Informasi pelaku dan/kontributor – nama dan alamat
:

Penulis : Dedy Panca Muria Santoso, SE.
Guru Kelas 6 SDN Mangunharjo 3 Kota Probolinggo.
Email : dedypanca23[at]yahoo.com





Kirim Komentar

Nama:
Email:
Komentar:
Captcha: