Artikel
Detail Artikel

PAKEM Mudahkan Pembelajaran IPS Terpadu

  • Author: Super Admin
  • WAPIK Reference Number: AA-01343
  • Views: 3539
  • Last Updated: 18/12/2012 06:16:51





Belajar IPS terpadu melalui Pembelajaran PAKEM membuat siswa lebih aktif. Siswa yang sebelumnya jenuh dengan membaca dan menghapal, sekarang merasa ringan dalam belajar.

Suasana kelas selama pembelajaran

Pembelajaran IPS terpadu  di SMP Negeri 2 Pacitan selama ini cenderung belajar dengan metode membaca dan menghafal, sehingga siswa kurang terlibat aktif dalam pembelajaran, suasana kelas terkesan membosankan dan cenderung pasif. Hal ini ditunjukkan oleh sikap yang kurang antusias ketika pelajaran IPS terpadu   berlangsung, rendahnya respon umpan balik dari siswa terhadap pertanyaan dan penjelasan guru.

Berdasarkan observasi dan wawancara dengan siswa, kurang aktifnya siswa dalam pembelajaran IPS terpadu disebabkan ada anggapan bahwa pelajaran IPS terpadu itu sangat sulit, banyak materi yang terlalu luas, banyak menghapal, guru kurang kreatif memanfaatkan alam sekitar sebagai media belajar, serta siswa belum mampu menerapkan konsep IPS terpadu dalam kehidupan sehari-hari, sehingga pelajaran IPS terpadu dianggap tidak ada gunanya dan tidak begitu penting, apalagi tidak masuk sebagai  mata pelajaran Ujian Nasional (UNAS).

Oleh karena itu untuk meningkatkan aktivitas dan motivasi belajar IPS terpadu, dicoba dengan menerapkan pembelajaran PAKEM  (Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan). Strategi yang digunakan dalam pembelajaran ini adalah siswa dilibatkan dalam kelompok belajar, serta penggunaan media pembelajaran yang kreatif.

Langkah yang dilakukan, pertama membentuk siswa dalam kelompok belajar (satu kelompok terdiri atas 4—5 siswa). Meminta siswa menentukan nama kelompok, ketua kelompok, dan yell kelompok (nama dan yell kelompok disesuaikan dengan tema pelajaran saat itu), memberi soal dalam bentuk teka-teki silang TTS. Mengajak siswa bernyanyi lagu-lagu nasional. Mendiskusikan tema dengan ragam model diskusi. Melakukan refleksi pembelajaran dengan permainan.

Aktivitas kelompok belajar siswa

Hasilnya, kelas menjadi ramai aktif, keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran sangat tampak dalam kerjasama mereka menyelesaikan persoalan dan keterlibatan dalam diskusi. Setelah dilakukan tes tertulis secara individu pun hasilnya menunjukkan peningkatan yang cukup menggembirakan. (kontributor: WAPIK-Unesa).




Lokasi/alamat pelaksanaan praktik yang baik
:
SMP Negeri 2 Pacitan, Jawa Timur
Tingkat pendidikan
:
SMP/MTs
Lingkup pendidikan
:
kelas
Masalah/Latar belakang – Mengapa praktik yang baik ini dianggap penting? Praktik ini dilaksanakan untuk mengatasi masalah apa?
:

Pembelajaran IPS terpadu  di SMP Negeri 2 Pacitan selama ini cenderung belajar dengan metode membaca dan menghapal, sehingga siswa kurang tertarik dan suasana kelas terkesan membosankan cenderung kurang kreatif. Hal ini ditunjukkan oleh sikap yang kurang antusias ketika pelajaran IPS terpadu berlangsung, rendahnya respon umpan balik dari siswa teradap pertanyaan dan penjelasan.

Tujuan praktik yang baik
:

Supaya siswa dapat belajar IPS terpadu dengan model pembelajaran PAKEM, siswa dapat memanfaatkan alam sekitar sebagai media belajar, serta siswa  mampu menerapkan konsep IPS terpadu dalam kehidupan sehari-hari, sehingga pelajaran IPS terpadu dianggap sebagai mata pelajaran yang bermakna  dan berguna bagi siswa.

Penjelasan: strategi, proses/langkah kegiatan/sumber atau materi yang dibutuhkan
:
  • Guru membuat PBM IPS terpadu sesuai dengan KD yang telah ditentukan dengan model pembelajaran PAKEM sebelum pembelajaran.
  • Supaya lebih menarik dalam pembelajaran IPS terpadu diselingi menyanyikan lagu-lagu nasional disertai tepuk tangan untuk membangkitkan rasa nasionalisme
  • Membentuk kelompok belajar yang terdiri atas 4--5 siswa.
  • Masing-masing kelompok  menentukan ketua kelompok dan membuat yell yang berhubungan dengan tema pelajaran.
  • Memberi kasus dan teka-teki untuk didiskusikan di kelompok.
  • Memandu jalannya aktivitas kelompok.
  • Merefleksi pembelajaran lewat permainan.
  • Penilaian diberikan pada kelompok yang paling aktif menjawab pertanyaaan-pertanyaan yang telah dibuat guru.
Hasil, dampak atau perubahan dari praktik yang baik
:

Hasilnya, kelas menjadi ramai aktif, keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran sangat tampak dalam kerjasama mereka menyelesaikan persoalan dan keterlibatan dalam diskusi. Setelah dilakukan tes tertulis secara individu pun hasilnya menunjukkan peningkatan yang cukup menggembirakan.

Informasi pelaku dan/kontributor – nama dan alamat
:

Penulis     : Wangsit Kurniawan
Pekerjaan : Guru SMP Negeri 2 Pacitan

Alamat     : Jl. A,Yani No. 31 Pacitan

Email       : smp2pacitan@yahoo.com

Kontributor: WAPIK-Unesa.





Kirim Komentar

Nama:
Email:
Komentar:
Captcha:


  • List Komentar

  • yunus karim

  • Model yang sangat kreatif, ini akan menjadi inspirasi bagi guru-guru Indonesia. Tks atas ide kreatifnya.....
    Beri TanggapanBatal Beri Tanggapan
    Nama:
    Email:
    Komentar:
    Captcha:
  • muzzamil

  • memang pembelajaran ips harus seperti itu, jika ceramah dan tanya jawab saja,bisa-bisa materi ips untuk satu semester selesai dalam waktu dua bulan. setelah itu apa yang akan dikerjakan guru. Muzzamil. Padang Pariaman. Sumbar
    Beri TanggapanBatal Beri Tanggapan
    Nama:
    Email:
    Komentar:
    Captcha: