Artikel
Detail Artikel

Pembelajaran Bahasa Inggris: Belajar Menulis dengan Susunan Kata dan Ejaan yang Benar

  • Author: Super Admin
  • WAPIK Reference Number: AA-00610
  • Views: 2659
  • Last Updated: 21/05/2012 08:13:52





siswa kesulitan membedakan tree dan three, write dan ride,  Potpourri Note Game solusinya. Teknik ini mengandung unsur kompetisi sehingga  lebih menantang siswa untuk belajar.

Salah satu aspek penilaian writing adalah akurasi dari segi spelling atau ejaan. Itu adalah masalah yang  dihadapi banyak siswa dalam menulis, terutama bagi pembelajar awal (early beginners). Contoh yang sederhana, siswa kesulitan membedakan tree dan three, write dan ride, dan masih banyak lagi. Salah satu cara mengatasinya adalah dengan teknik yang saya sebut sebagai Potpourri Note Game. Teknik ini bisa diterapkan dalam pemahaman konsep Imperative Sentence, Tenses, dll. Dalam game ini saya masukkan unsur kompetisi sehingga game itu lebih menantang siswa. Media yang digunakan dalam teknik ini sangat sederhana yaitu koran bekas. Yang dimanfaatkan adalah huruf – huruf berbagai jenis dan bentuk atau kata – kata dalam koran tersebut, sehingga sifatnya seperti potpourri.

Langkah pembelajaran menggunakan teknik ini adalah sebagai berikut:

Guru menjelaskan konsep tertentu kepada siswa, misalnya Imperative Sentences, atau Tenses. Setelah itu kelas dibagi menjadi kelompok, dengan anggota 4 atau 5 orang. Kepada setiap kelompok dibagikan alat dan bahan: Kertas koran bekas, gunting, lem (double tape), kertas HVS (putih atau berwarna). Siswa memotong huruf – huruf atau kata – kata yang terdapat pada koran. Siswa menggunakan huruf dan kata dari koran tersebut untuk membentuk kalimat sesuai konsep yang telah diberikan guru, misalnya imperative sentences, atau tenses. Siswa menempelkan kalimat - kalimat yang telah disusunnya itu di atas kertas HVS yang tersedia. Kelompok yang berhasil membuat kalimat paling banyak dan benar ditentukan sebagai pemenang.

Hal yang bisa dipetik dari kegiatan ini adalah siswa bisa mengerti dan menghafal dengan mudah spelling kata – kata tertentu  dan susunan kata dalam kalimat yang benar karena mereka terlibat secara aktif dan asyik baik secara kognitif maupun fisik. Siswa  menjadi lebih waspada terhadap ejaan tulisan mereka dan membangun rasa terhadap sususan kata dalam kalimat yang benar. Pekerjaan ini memakan waktu, karena itu setelah saya ajari cara melakukannya di kelas, pekerjaan selanjutnya untuk konsep-konsep yang lain dijadikan sebagai pekerjaan rumah yang bisa dikerjakan baik secara individu maupun kelompok.





Lokasi/alamat pelaksanaan praktik yang baik
:
SMPN 1 Karanganyar, Jawa Tengah
Tingkat pendidikan
:
SMP/MTs
Lingkup pendidikan
:
kelas
Masalah/Latar belakang – Mengapa praktik yang baik ini dianggap penting? Praktik ini dilaksanakan untuk mengatasi masalah apa?
:
Salah satu aspek penilaian writing adalah akurasi dari segi spelling atau ejaan. Itu adalah masalah yang  dihadapi banyak siswa dalam menulis, terutama bagi pembelajar awal (early beginners). Contoh yang sederhana, siswa kesulitan membedakan tree dan three, write dan ride, dan masih banyak lagi. Salah satu cara mengatasinya adalah dengan teknik yang disebut Potpourri Note Game. Teknik ini bisa diterapkan dalam pemahaman konsep Imperative Sentence, Tenses, dll. Media yang digunakan dalam teknik ini adalah koran bekas dengan memanfaatkan huruf – huruf berbagai jenis dan bentuk atau kata – kata dalam koran tersebut, sehingga sifatnya seperti potpourri.
Tujuan praktik yang baik
:
Siswa bisa mengerti dan menghafal dengan mudah spelling kata – kata tertentu  dan susunan kata dalam kalimat yang benar.
Penjelasan: strategi, proses/langkah kegiatan/sumber atau materi yang dibutuhkan
:

  • Kelas dibagi menjadi kelompok, 4 atau 5 orang. 
  • Siswa menggunakan huruf dan kata dari koran untuk membentuk kalimat sesuai konsep yang telah diberikan guru.
  • Siswa menempelkan kalimat – kalimat yang telah disusunnya itu di atas kertas HVS yang tersedia. 
  • Kelompok yang berhasil membuat kalimat paling banyak dan benar menjadi pemenangnya.

Hasil, dampak atau perubahan dari praktik yang baik
:
Siswa terlibat secara aktif dan asyik baik secara kognitif maupun fisik dalam pembelajaran. Siswa  menjadi lebih waspada terhadap ejaan tulisan mereka dan membangun rasa terhadap susunan kata dalam kalimat yang benar.
Informasi pelaku dan/kontributor – nama dan alamat
:
Supartinah, S.Pd., M.Pd, Guru SMPN 1 Karanganyar, Jawa Tengah.




Kirim Komentar

Nama:
Email:
Komentar:
Captcha:


  • List Komentar

  • nisya

  • Bagaimana supaya saya bisa belajar bahasa inggris dan saya mau tau bahasa INGGRISNYA SAYA MAU BELAJAR BERSAMA TEMEN-TEMAN
    Beri TanggapanBatal Beri Tanggapan
    Nama:
    Email:
    Komentar:
    Captcha: