Artikel
Detail Artikel

Pembelajaran IPA: Membuat Mesin Hidrolik Pengangkat Mobil

  • Author: Super Admin
  • WAPIK Reference Number: AA-00497
  • Views: 12596
  • Last Updated: 08/05/2013 10:51:19





Alat peraga Mesin Hidrolik Pengangkat  Mobil membuat siswa lebih mudah memahami prinsip Hukum Pascal dalam kehidupan sehari-hari.

(Untuk informasi lengkap cara mengaplikasikan pengajaran profesional dan pembelajaran bermakna di SMP/MTs pada kelas awal, silahkan Klik BTL_1, BTL_2BTL_3, BTL_4_MGMP)


Hasil karya siswa MTsN Jati Barang dalam pembelajaran IPA tentang mempraktikkan hukum pascal dalam kehidupan sehari-hari.

 

Suatu hari saya harus mencuci mobil saya yang sangat kotor di bengkel pencucian mobil. Saya terinspirasi melihat cara kerja mesin hidrolik pengangkat mobil untuk dijadikan sebagai media pembelajaran dalam IPA. Mobil yang diangkat ke atas tidak jatuh atau miring meskipun hanya dengan alat kecil. Bagaimana prinsip kerja mesin pengangkat mobil tersebut? Mesin pengangkat mobil bekerja berdasarkan prinsip Hukum Pascal, yaitu dengan memberi gaya kecil pada penghisap kecil dapat dihasilkan gaya yang lebih besar pada penghisap besar (Gambar 1). Selain mesin hidrolik pengangkat mobil, prinsip Hukum Pascal ini digunakan pula pada dongkrak hidrolik untuk mengganti ban mobil dan pada rem hidrolik mobil.

Untuk memudahkan siswa kelas VIII di sekolah saya memahami prinsip Pascal dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, saya membuat alat peraga hidrolik sendiri. Membuatnya sangat mudah dan bahan-bahan bekas yang digunakan dapat diperoleh di lingkungan sekitar. Bahan-bahan yang perlukan adalah selang bening ukuran kecil yang panjangnya 75 cm sebagai pipa, dua alat suntik yang berbeda ukuran sebagai penghisap kecil dan penghisap besar, air berwarna sebagai minyak, mobil-mobilan ukuran kecil sebagai beban, dan toples bening berbentuk segi empat sebagai kotak/tempat alat. Langkah kegiatan pembuatan alat tersebut adalah sebagai berikut.

 

  1. Lubangi toples pada salah satu sisinya seukuran diameter kedua alat suntik. Buat 2 lubang, satu berukuran  besar dan satu berukuran kecil.
  2. Isikan air berwarna pada selang sampai penuh dan jangan sampai ada ruang udara. Isikan juga pada kedua alat suntik tapi jangan sampai penuh.
  3. Hubungkan ujung-ujung selang tersebut dengan ujung bawah alat suntik .Usahakan tidak bocor pada sambungan.
  4. Pasangkan kedua alat suntik tersebut pada toples yang sudah dilubangi pada ukurannya masing-masing.
  5. Letakkan beban (mobil-mobilan) di atas penghisap besar.
  6. Tekan penghisap kecil dan perhatikan apa yang terjadi pada penghisap besar.

 

Percobaan dengan alat di atas menunjukkan bahwa jika penghisap kecil ditekan (diberi sedikit gaya) maka tekanan akan diteruskan oleh zat cair ke penghisap besar sehingga pada penghisap besar dihasilkan gaya angkat lebih besar yang dibuktikan dengan terangkatnya mobil-mobilan tersebut.

Pembelajaran ini ternyata membuat siswa-siswa lebih senang belajar karena selain mereka bisa memahami prinsip Pascal, mereka bisa bekerja sama dalam satu kelompok untuk menghasilkan alat hidrolik yang mengangkat mobil. Mereka juga dapat menaikkan-menurunkan mobil-mobilan dengan alat tersebut.

 





Lokasi/alamat pelaksanaan praktik yang baik
:
MTsN Jatibarang Kab. Indramayu
Provinsi
:
Jawa Barat
Tingkat pendidikan
:
SMP/MTs
Lingkup pendidikan
:
kelas
Masalah/Latar belakang – Mengapa praktik yang baik ini dianggap penting? Praktik ini dilaksanakan untuk mengatasi masalah apa?
:
  • Selama ini hukum pascal dalam pembelajaran IPA lebih sering diceramahkan atau siswa mengerjakan soal yang ada di buku paket, sementara mempraktikkan hukum pascal dalam pembelajaran yang terkait dengan kehidupan sehari-hari dan dikenal siswa masih jarang dilakukan.
  • Keterlibatan siswa dalam mengembangkan media pembelajaran yang akan digunakan dalam pembelajaran masih kurang. Media yang digunakan cenderung buatan guru atau yang tersedia di sekolah. 

 

 

 

Tujuan praktik yang baik
:
  • Siswa dapat mempraktikkan penerapan hukum pascal dalam pembelajaran dan kehidupan sehari-hari.
  • Siswa dapat membuat media sederhana dan terjangkau untuk digunakan sebagai sumber belajar.

 

 

 

Penjelasan: strategi, proses/langkah kegiatan/sumber atau materi yang dibutuhkan
:
  • Guru membuat model alat peraga hidrolik yang terbuat dari selang bening ukuran kecil dengan panjang 75 cm sebagai pipa, dua alat suntik yang berbeda ukuran sebagai penghisap kecil dan penghisap besar, air berwarna sebagai minyak, mobil-mobilan kecil sebagai beban, dan toples bening berbentuk segi empat sebagai tempat alat. 
  • Siswa membuat media pembelajaran dengan langkah:
    • Melubangi toples pada salah satu sisinya seukuran diameter kedua alat suntik. Membuat 2 lubang, satu berukuran  besar dan satu berukuran kecil.
    • Mengisi air berwarna pada selang sampai penuh dan jangan sampai ada ruang udara, serta mengisi pada kedua alat suntik tapi tidak sampai penuh.
    • Menghubungkan ujung selang tersebut dengan ujung bawah alat suntik. 
    • Memasangkan kedua alat suntik tersebut pada toples yang sudah dilubangi pada ukurannya masing-masing.
    • Meletakkan beban (mobil-mobilan) di atas penghisap besar.
    • Untuk melihat cara kerjanya, siswa  menekan penghisap kecil dan memperhatikan proses yang terjadi pada penghisap besar.
Hasil, dampak atau perubahan dari praktik yang baik
:

Siswa dapat membuat media pembelajaran untuk mempraktikkan hukum pascal dan mereka lebih senang belajar karena selain bisa memahami prinsip hukum Pascal, mereka bisa bekerja sama dalam satu kelompok untuk menghasilkan alat hidrolik yang mengangkat mobil. 

Informasi pelaku dan/kontributor – nama dan alamat
:

Penulis dan Pelaku: Rr Dyah Ana R., S.TP - Guru IPA MTsN Jatibarang Kab. Indramayu – Jawa Barat





Artikel Terkait :

Cooperative Learning: Tentang Penyimpangan Sosial
Visualisasi Model Atom Bilangan Kuantum Tiga Dimensi
Video Pembelajaran Bermakna IPA MTsN Nglawak
Pembelajaran Bahasa Indonesia: Jurnal Refleksi, Modal Guru Profesional
Supervisi Kelas yang Bersahabat


Kirim Komentar

Nama:
Email:
Komentar:
Captcha:


  • List Komentar