Artikel
Detail Artikel

Pembelajaran IPA: Termoskop Sederhana

  • Author: Super Admin
  • WAPIK Reference Number: AA-00524
  • Views: 3318
  • Last Updated: 30/04/2013 16:38:20





Tujuan dari percobaan yang dilakukan siswa-siswi SMP 2 Karanggede Kabupaten Boyolali adalah untuk mengetahui perbedaan daya serap warna terhadap kalor. Siswa, dengan bimbingan guru, membuat termoskop sederhana, menggunakan alat dan bahan yang terjangkau seperti selang plastik, bola lampu bekas, cat warna dan pembakar bunsen atau spiritus.

Siswa-siswi secara berkelompok membuat termoskop sederhana, dengan cara; 1) menyiapkan bola lampu bekas yang diambil filamennya. Ketika melepas filamen, lakukan dengan hati hati agar kaca lampu tidak pecah. Selanjutnya siapkan papan rangkai, misalnya dari bahan teakblock, 2) Pasang pengaris plastik pada tiang teakblok, 3) Pasang bola lampu yang ukurannya sama besar pada ujung kedua sisi teakblok dengan jarak keduanya kira-kira 15 cm, 4) Isi selang plastik dengan air berwarna hingga kira-kira ½ bagian. Pasang selang plastik pada kedua bola lampu dengan lem bakar dan usahakan tidak ada kebocoran. 5) Warnai lampu dengan cat air, masing-masing warna hitam dan putih. Diamkan beberapa saat hingga kering. Setelah termoskop siap, secara berkelompok para siswa melakukan percobaan untuk mengukur daya serap warna bola lampu terhadap kalor. Dengan teliti para siswa mengamati ketinggian permukaan air pada kedua selang plastik kemudian mengamati ketinggianya kembali setelah pembakar bunsen dinyalakan. Tentu mudah memahami hubungan antara tinggi permukaan air dalam selang dengan banyaknya kalor yang diterima oleh masing-masing bola lampu.

Hasil presentasi masing-masing kelompok menunjukkan siswa mampu menyimpulkan bahwa permukaan benda hitam, kusam, dan kasar merupakan penyerap kalor yang baik sedangkan permukaan benda putih, mengkilap dan halus merupakan penyerap kalor yang buruk.





Lokasi/alamat pelaksanaan praktik yang baik
:
SMP 2 Karanggede, Boyolali, Jawa Tengah
Tingkat pendidikan
:
SMP/MTs
Lingkup pendidikan
:
kelas
Masalah/Latar belakang – Mengapa praktik yang baik ini dianggap penting? Praktik ini dilaksanakan untuk mengatasi masalah apa?
:

Siswa belum mengetahui perbedaan daya serap warna terhadap kalor. 

Tujuan praktik yang baik
:

Siswa dapat mengetahui  perbedaan daya serap warna terhadap kalor.
Siswa dapat membuat termoskop sederhana.

Penjelasan: strategi, proses/langkah kegiatan/sumber atau materi yang dibutuhkan
:
  • Siswa secara berkelompok membuat termoskop sederhana.
  • Secara berkelompok para siswa melakukan percobaan untuk mengukur daya serap warna bola lampu terhadap kalor. 
  • Dengan teliti para siswa mengamati ketinggian permukaan air pada kedua selang plastik kemudian mengamati ketinggianya kembali setelah pembakar bunsen dinyalakan. 
Hasil, dampak atau perubahan dari praktik yang baik
:

Siswa dapat membedakan dan mengidentifikasi penyerap kalor yang baik dan buruk.

Informasi pelaku dan/kontributor – nama dan alamat
:

Suyatno, S.Pd., Guru SMP 2 Karanggede, Jawa Tengah





Artikel Terkait :

Video Bahasa Inggris 4. Which Story
Kelas Awal: Berhitung dengan Alat Peraga Sederhana
Pembelajaran IPA: Melalui Percobaan Fotosintesis, Siswa Amati Nutrisi dan Transformasi Energi
Video Bahasa Inggris 7. Wow! Can't Stand Going to The Party!
Pembelajaran IPA: Gerak Tumbuhan


Kirim Komentar

Nama:
Email:
Komentar:
Captcha:


  • List Komentar