Artikel
Detail Artikel

Penggunaan Barang Bekas Sebagai Media Pembelajaran Jaring-Jaring Kubus dan Balok

  • Author: Super Admin
  • WAPIK Reference Number: AA-01299
  • Views: 3778
  • Last Updated: 25/11/2012 14:29:22





Matematika merupakan ilmu dasar selain Sains dan Bahasa.Perhatian terhadap pembelajaran matematika tidak hanya sekedar telah menjadi rahasia umum, bahwa tidak jarang siswa drop out hanya karena takut dengan mata pelajaran matematika.

Matematika merupakan ilmu dasar selain Sains dan Bahasa.Perhatian terhadap pembelajaran matematika tidak hanya sekedar telah menjadi rahasia umum, bahwa tidak jarang siswa drop out hanya karena takut dengan mata pelajaran matematika. Hal ini disebabkan matematika memiliki obyek abstrak dan dibangun melalui proses penalaran deduktif, yaitu kebenaran suatu konsep diterima sebagai akibat logis dari kebenaran sebelumnya sudah diterima, sehingga keterkaitan antara konsep dalam matematika bersifat sangat kuat dan jelas.

Berdasarkan pengamatan minat belajar siswa masih rendah dalam pembelajaran matematika,hal tersebut mengakibatkan hasil belajar siswa menjadi kurang tuntas. Disamping itu minimnya minat siswa tersebut juga dikarenakan kurangnya media pembelajaran.

Berangkat dari keadaan seperti di atas saya mencoba menawarkan media pembelajaran menggunakan barang bekas dalam meningkatkan kemampuan siswa untuk menentukan jaring-jaring balok dan kubus. Beberapa langkah kegiatan yang dilakukan adalah sebagai berikut: 

(1) Pemaparan barang bekas sebagai media pembelajaran sebagai proses kegiatan, dan hasil suatu kegiatan. Kegiatan ini berupa penentuan tujuan seluruh proses kegiatan dan standardisasi  penentuan hasil penilaian.

 
Pemaparan penggunaan media pembelajaran                               Barang bekas

(2) Menjelaskan keterkaitan penggunaan barang bekas dalam pembelajaran


(3) Pengamatan kerja kelompok dengan penilaian proses pada pembelajaran jaring-jaring  kubus dan balok


(4)  Penarikan simpulan tindakan kelas dalam meningkatkan hasil belajar matematika pada  pembelajaran topik bangun ruang sederhana


Dengan penggunaan barang bekas sebagai media pembelajaran ternyata dapat lebih membuat pembelajaran matematika lebih menyenangkan karena siswa akan merasa bahwa matematika juga ada dalam kehidupan sehari-harinya. Dengan penggunaan media ini, terbukti nilai prestasi belajar siswa sangat bagus karena siswa melihat obyek matematika yang lebih konkret dalam kehidupan sehari-hari.Penggunaan media ini akan terus dipakai oleh guru kelas IV dalam pelajaran matematika sehingga prestasi belajar siswa dapat terus dipertahankan.





Lokasi/alamat pelaksanaan praktik yang baik
:
SDN PAKISTAJI 2 KEC. WONOASIH KOTA PROBOLINGGO JL. KYAI ABU NO. 1
Tingkat pendidikan
:
SD/MI
Lingkup pendidikan
:
sekolah
Masalah/Latar belakang – Mengapa praktik yang baik ini dianggap penting? Praktik ini dilaksanakan untuk mengatasi masalah apa?
:

  • Minat siswa yang kurang terhadap pelajaran matematika, utamanya materi bangun ruang.
  • Motivasi pengerjaan tugas rumah dan hasil prestasi belajar siswa pada mata pelajaran matematikakecenderungan tidak tuntas.

Tujuan praktik yang baik
:

  • Meningkatkan minat siswa pada mata pelajaran matematika melalui media yang lebih konkret 
  • Meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika

Penjelasan: strategi, proses/langkah kegiatan/sumber atau materi yang dibutuhkan
:

  1. Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok kecil
  2. Tiap kelompok membawa barang bekas dari rumah yang berbentuk kubus dan balok
  3. Secara bersama –sama siswa dan guru membuka barang bekas yang dijadikan media pembelajaran
  4. Guru menjelaskan bagian-bagian barang bekas tersebut yang apabila dirangkai akan membentuk bangun ruang
  5. Siswa secara berdiskusi mengamati barang bekas yang dibawanya kemudian menggambarnya 
  6. Pada akhir pembelajaran , guru mengadakan penilaian 
  7. Dari hasil penialaian, ternyata 100 % siswa dapat membuat jaring-jaring kubus dan balok dengan baik

Hasil, dampak atau perubahan dari praktik yang baik
:

  1. Anak menjadi lebih antusias dalam pembelajaan matematika
  2. Prestasi belajar anak meningkat daripada menggunakan miniatur bangun ruang karena media yang digunakan sering ditemui siswa dalam kehidupan sehari-hari
  3. Mengubah pandangan yang menakutkan pada mata pelajaran matematika

Informasi pelaku dan/kontributor – nama dan alamat
:

Penulis : Tri Handayani Octarina,S.Pd SD Guru SDN Pakistaji 2 Probolinggo
Email : trihandayanioctarina[at]ymail.com





Kirim Komentar

Nama:
Email:
Komentar:
Captcha: